Dari Ruang Kelas ke Ruang Publik:Ery Yurenti bahas Semangat Diakonia
Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Tahasak Danum Pambelum menyelenggarakan ujian karya tulis ilmiah pada Selasa, 28 Juli 2026, pukul 09.00–10.15 WIB. Pada sesi pertama, mahasiswa bernama Ery Yurenti mempertanggungjawabkan karya ilmiahnya yang berjudul “Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Mengembangkan Semangat Diakonia Jenjang SD–SMP di Yayasan Siswarta Perwakilan Palangka Raya”.
Ujian ini dipimpin oleh Dr. Fransiskus Janu Hamu, SS., M.Sc.Ed. selaku penguji utama, Edy Jumrio, S.Pd., M.Pd. selaku penguji sekaligus pembimbing II, dan Dr. Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum, S.Pd., M.Pd. selaku pembimbing I.
Dalam karya tulisnya, Ery Yurenti mengkaji peran guru Pendidikan Agama Katolik dalam mengembangkan semangat diakonia di Yayasan Siswarta Perwakilan Palangka Raya. Diakonia merupakan salah satu dari lima tugas gereja dan menjadi ciri khas pendidikan di sekolah Katolik.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Katolik berperan penting dalam menumbuhkan semangat diakonia. Semangat ini tampak dalam kegiatan pembelajaran, ketika guru menyajikan masalah-masalah kontekstual yang mendorong guru dan siswa melakukan aksi nyata diakonia. Selain di dalam kelas, semangat diakonia juga diwujudkan di ruang publik, seperti pelayanan kasih di gereja dan di tengah masyarakat.
Pada akhir ujian, Ery Yurenti dinyatakan lulus dengan perbaikan. Melalui karya tulis ini, STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangka Raya diharapkan mampu mencetak calon guru Pendidikan Agama Katolik yang senantiasa memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kalimantan Tengah.
Penulis: Paulina
Doc: Admin STIPAS