STIPAS Wisudakan 52 Mahasiswa

Palangkaraya. Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya kembali meluluskan 52 wisudawan-wisudawati sarjana angkatan XI dan angkatan XII Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik, yang berlangsung di Aula STIPAS lalu (21/10).
Ketua STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya P. Fransiskus Janu Hamu, Pr, SS, M.Sc.Ed. mengatakan, saat itu merupakan kesuksesan bersama karena STIPAS boleh meluluskan 52 wisudawan-wisudawati.
“Saya percaya ini merupakan buah dari doa dan kerja keras yang dijiwai oleh semangat keseriusan dan ketekunan, kesediaan, disiplin diri serta tanggungjawab selama menempuh pendidikan di STIPAS” katanya.
selain itu juga merupakan pengalaman berharga untuk meniti panggilan hidup selanjutnya sebagai guru dan juga katekis di tengah umat dan masyarakat.
Dengan demikian dirinya memberikan apresiasi kepada para dosen, staf dan juga seluruh karyawan atas segala keiklasan dan kesungguhan dalam melayani mahasiswa mulai dari awal pendaftaran hingga saat ini.
Dibalik kesuksesan tersebut dikatakannya juga para wisudawan wisudawati dituntut untuk berbagi ilmu pengetahuan yang dimiliki agar dapat bermanfaat bagi orang lain, yaitu mereka yang ikut berkontribusi dalam keberhasilan saat itu, sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan masyarakat sekitarnya.
Sementara salah satu mahasiswa Pris Santa mengatakan, perjuangan dan suka duka dalam studi merupakan suatu benih yang tumbuh dari berbagai perbedaan dan persamaan yang ditemui di lembaga STIPAS, sebagai suatu peningkatan kebersatuan antara satu dengan yang lain untuk meraih kesuksesan.
“Kami tidak dapat membalas budi baik semua pihak yang telah berjasa dalam studi kami. Hanya doa yang dapat kami panjatkan Tuhan Yang Maha Kuasa agar dapat memberikan rahmat yang berlimpah kepada mereka yang berjasa kepada kami”., pungkasnya.

Sehingga sebagai lulusan juga pihaknya berharap ke depan STIPAS akan mampu mencetak lulusan yang berkualitas serta memiliki daya saing dalam kehidupan bermasyarakat. (nue/b4/c1/bud) (Disadur dari harian Kalteng Pos 30 Oktober 2017)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *